Text
Berburu harta karun di kota batik
Wus! Wus! Wus! Wus! Wus! Batang-batang kayu itu terbang susul menyusul. Ukurannya sebesar gagang sapu lantai. Panjangnya dua meter lebih.Ujungnya lancip. Lima batang kayu itu melaju cepat sekali, menembus udara, melayang jauh, jatuh di seberang sungai. “Wah! Tombak mabur!” seru Tolani tanpa sadar. Sesaat kemudian, guguran tanah, kerikil, dan batu itu terhenti. Keadaan menjadi sunyi. Debu-debu masih beterbangan. Namun, tidak terlalu lama segera hilang ketika angin meniupnya. Tolani
gegas kembali ke tempat yang baru saja ditinggalkannya. Casmani menyusul tak lama sesudahnya. Dia berdiri di samping Tolani. “Hah! Gua Jepang!” seru Casmani.
Berisi apakah gua yang sudah lama tersembunyi itu? Benarkah berisi harta karun?
Tidak tersedia versi lain